Senin, 12 November 2018

ULASAN BUKU: EMOTIONAL HEALING THERAPY BY IRMA RAHAYU


Alhamdulillah bisa ikut pra-challenge dari #komunitasibumudaindonesia yaitu mengulas salah satu buku yang bisa dibilang kesemuanya bertemakan self awareness.

Setelah penuh drama galau milih buku, akhirnya saya pilih buku karya Teh Irma Rahayu yang berjudul " Emotional Healing Theraphy"

Sebuah buku tentang bagaimana cara menyelaraskan dan menyeimbangkan emosi dalam diri kita. Bersyukur sekali saya bisa nemu buku ini lewat komunitas Ibu Muda Indonesia. Satu tamparan keras juga buat saya karena udah lama banget kayaknya ga baca buku :(

Pertama liat judulnya, yang terlintas dalam benak saya kala itu, "Wow, sepertinya ini buku yang saya cari". Kenapa? karena selama ini satu hal yang menjadi hambatan saya pribadi untuk berkembang sebagai makhluk sosial adalah masalah dengan emosi diri sendiri. Inget sekarang usia nyaris seperempat abad, ngeri rasanya kalau menyadari betapa banyak banget tahun-tahun yang lewat dengan masalah yang itu-itu saja. Ngeri kenapa? karna merasa benar-benar rugi atas waktu yang udah Allah kasih buat saya. 

Buku ini ditulis Teh Irma Rahayu dengan bahasa yang amat sederhana sehingga ringan untuk dibaca dengan santai. Dan pesan pertama yang saya petik dalam buku ini adalah tentang "Sebuah Niat untuk Berubah". Sesuatu yang menjadi esensi dalam setiap hal yang kita lakukan adalah niat, tujuan. Penulis seperti berusaha mengingatkan sekaligus menekankan sebelum pembahasan lebih jauh supaya gak lupa tentang niat dan tujuan yang ingin dicapai oleh pembaca kalau benar-benar ingin memperbaiki emosinya. 

Baru baca langsung jleb. Dalam hati saya bergumam, "gimana bisa berubah kalau niatnya masih setengah-setengah". So dear, di sini aku berhenti membaca dan mulai berbenah niat dulu. 

Jadi sebenernya apa dan bagaimana sih Emotional Healing Therapy itu?

Saya tercerahkan dengan jawaban Teh Irma bahwa tidak ada yang salah dengan emosi karena Tuhan memang menciptakan itu untuk mewarnai hidup kita. Di setiap keseharian kita, setiap detik hidup kita dari mulai lahir, kita selalu hidup bersama emosi kita. Entah emosi senang dan gembira, marah ataupun sedih. Namun masalahnya, masih banyak orang yang sangat berlebihan dalam memaknai dan merespons emosinya, baik ketika senang maupun susah. 

Sebab itulah buku Emotional Healing Therapy ini hadir sebagai panduan atau pendampingan bagi mereka yang bukan hanya ingin, tetapi juga berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki emosinya.  Karena Emotional Healing Therapy menyajikan beberapa metode sederhana untuk mencari akar masalah, menetralkan energi negatif dan mendapatkan solusinya secara tepat, cepat dan tentu saja melalui jalan yang benar. 

Selepas diam sejenak untuk memperbaiki niat tadi, saya lanjut membaca dan menemukan "Touch and Breath Method". Sebuah terapi tentang bagaimana cara agar tubuh ini melakukan relaksasi saat kita mengalami emosi yang tidak stabil seperti marah , sedih, dan sebagainya. Ini bisa dipraktekkan dengan menyentuh bagian tubuh kita yang terasa sakit saat emosi itu tiba-tiba datang. 

Lalu ada proses Inner Child, di mana kita akan diajak untuk kembali ke dalam ingatan masa kecil untuk mencari suatu akar masalah yang mungkin berdampak serius dengan masalah yang sekarang kita hadapi. Saya coba mempraktekkan ini dan alhasil emosi saya nyaris tak terhankan lagi. Ingin menagis sekencang-kencangnya saat pengalaman traumatis hadir kembali, seperti dikupas perlahan satu per satu. 

Buku ini ditutup dengan bahasan tentang Forgiveness Therapy di mana pada akhirnya kita diajak untuk memaafkan tidak hanya orang lain tetapi juga memaafkan diri sendiri. Sending love, mungkin dalam prakteknya ini gak akan semudah yang kita ucapkan ya. Tapi dengan proses ini kita dilatih untuk berani merasakan kembali setiap emosi masa lalu yang hadir dalam diri untuk kemudian mengakuinya dengan sejujur-jujurnya.

Kembali lagi pada niat awal ingin berubah, maka sepahit apapun harus bisa dihadapi. Agar perjalanan merima takdir selanjutnya bisa dilalui dengan hati yang tenang, sabar dan ikhlas.

Oh ya, buku ini juga menyajikan rangkaian kisah dari pengalaman-pengalaman para peserta Emotional Healing Therapy yang bisa kita simak di bagian akhir buku. Penasaran? Baca bukunya Teh Irma Rahayu iniYuuk :))

#reviewbuku
#irmarahayu
#emotionalheallingtherapy
#kimichallenge
#ibumudaindonesia
#mamakrempong






Sabtu, 07 Juli 2018

Tour Asyik ke Eropa Barat bersama Cheria Halal Holiday

Siapa yang tak ingin berwisata ke luar negeri? Tentu sangat menarik sekali bukan, jika kita bisa mengunjungi negara lain dan menikmati beragam keunikan yang ada di sana, dari mulai kuliner, tempat sejarah, kesenian, dan keindahan alam. Namun tak jarang timbul berbagai kekhawatiran, khususnya bagi umat Muslim adalah sulitnya menemukan restoran yang menyediakan makana halal dan minimnya tempat untuk melaksanakan ibadah sholat lima waktu. Yuk kita simak artikel berikut ini untuk mendapatkan informasi seputar pariwisata Halal :)

Halal adalah sebuah kata yang identik sekali dengan syari'at Islam. Karenanya pasar industri pariwisata sudah mulai mengembangkan pelayanan pariwisata halal yang bertujuan untuk memfasilitasi wisatawan Muslim. Adapun fasilitas atau pelayanan yang disediakan bagi wisatawan dalam pariwisata halal akan selalu merujuk pada aturan-aturan Islam. 

Besarnya kesadaran umat Islam akan produk halal, membuat pariwisata halal dewasa ini kian diminati oleh wisatawan Muslim. Terutama dalam hal makanan dan minuman. Terkadang, kita sulit sekali menemukan restoran halal bebas alkohol saat traveling ke negara-negara non-Muslim. Kerepotan juga kan jika harus membawa makanan halal yang banyak dari rumah hehe. 

Sebagai solusi, hadirnya Travel Wisata Muslim akan semakin mempermudah wisatawan Muslim agar tetap bisa berwisata dengan nyaman tanpa meninggalkan syari'at Islam. Dalam tulisan kali ini saya ingin mengulas salah satu perusahaan jasa Tour Wisata Muslim yang sudah lama berkiprah dalam industri pariwisata halal yaitu Cheria Halal Holiday. Profesionalitas benar-benar ditunjukkan dalam setiap pelayanan kepada wisatawan maupun calon wisatawan. Mengusung visi "Menjadi perusahaan yang memimpin dalam jaringan customer, mapan dalam teknologi dan prima dalam layanan yang mengusung prinsip syariah yang bersifat amanah", telah membuat Cheria Halal Holiday menjadi menjadi leader dalam industri tour halal di Indonesia dan banyak dipilih oleh wisatawan. Penasaran kan, apa saja paket tour halal menarik dari Cheria Halal Holiday? Lanjut baca yuk :)

Cheria Halal Holiday Cheria Halal Holiday membidik customer tidak hanya muslim tapi non-muslim pun bisa menikmati. Saat ini sudah tersedia sebanyak 39 paket tour halal domestik serta berbagai paket tour halal internasional seperti Tour Halal Korea, Malaysia-Singapore, Jepang, Hongkong, Australia, Eropa, dan masih banyak lagi. Selengkapnya bisa unduh di sini.

Selanjutnya, mau tau promo yang lagi nge-hits saat ini di Cheria Halal Holiday? Buat yang mau berwisata halal ke Eropa, jangan sampai melewatkan promo menarik Tour Halal ke Eropa Barat 2018-2019 ya. Tempat wisata di Eropa Barat yang akan dikunjungi yaitu Milan, Paris, Brussels, Mt. Tilitis, Lucerne, Zurich, Frankfrurt, dan Amsterdam. Wow, bayangkan perjalanan menarik selama 10 hari ini bisa ditemani oleh orang-orang tersayang, pasti sangat seru!

Mount Tilitis, Switzerland


Lion Monumen, Lucerne

Romerberge Square, Frankfurt

Lovers Canal Cruise, Belanda

Grand Place, Brussels

Bisa jajan dulu Belgian Waffle yang lezat nih :)

Paris yang selalu identik dengan hal romantis



Nah, yang ini potret wisatawan Cheria Halal Holiday 
sedang memakai baju tradisional nelayan Belanda


Yuk yang masih bingung cari jasa pariwisata halal, Cheria Halal Holiday ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan wisata dengan berbagai fasilitas halal yang tersedia. Selain itu Cheria Halal Holiday sebagai leader dalam industri tour halal di Indonesia, juga menawarkan kemudahan pembelian tiket, hotel, visa dan kebutuhan perjalanan lainnya baik untuk kebutuhan personal, corporate atau grup. Jangan khawatir, tiket Cheria  sudah terdaftar sebagai Agen IATA baik Domestik maupun Internasional. 

Masih banyak keseruan lainnya berwisata ke Eropa Barat bersama Cheria Halal HolidayDengan tersedianya Travel Wisata Muslim seperti ini, Anda jadi tidak perlu khawatir meski berada di negara non-Muslim dan tetap dapat menikmati perjalanan dengan nyaman. 

Sumber gambar: https://www.cheria-travel.com/2018/06/
paket-tour-halal-eropa-barat.html

Jumat, 24 Februari 2017

“SECERCAH CAHAYA DI DUSUN SIDAMULYA”

Sayup-sayup adzan maghrib mulai berkumandang dari sebuah mushola kecil dekat posko KKN Mahasiswi. Disusul lantunan sholawat oleh anak-anak lewat speaker mushola. Kami pun bersiap untuk ikut sholat berjamaah

Malam yang indah. Bulan kuning bersinar di langit Banjar. Seterang itulah kami menemukan sosok wanita dengan semangat yang menyala, ialah Ibu Fatonah yang sederhana dan bersahaja. Beliau adalah seorang guru mengaji yang tak kenal lelah untuk tetap menyalakan lilin di tengah kegelapan Sidamulya. Selepas maghrib hingga Isya Ibu Fatonah datang ke mushola kecil itu untuk mengajar anak-anak mengaji. Mereka yang mengaji di mushola ini adalah anak-anak dari usia kelas dua hingga kelas enam SD. Setelah selesai sholat maghrib berjamaah, kami berbincang sebentar dengan ibu Fatonah dan anak-anak. Pertemuan ini diawali dengan perkenalan. Selanjutnya pembacaan Surat Yasin besama-sama dipimpin oleh Ibu Fatonah.

Setelah pengajian selesai, dilanjutkan dengan tilwah lagu-lagu Al-Qur’an seraya menunggu waktu shalat Isya. Ibu Fatonah juga sempat menuturkan dengan prihatin bahwa dahulu anak-anak yang mengaji di mushola ini cukup banyak. Tetapi setelah mereka beranjak remaja, satu per satu mulai meninggalkan pengajian ini. Oleh karenanya, generasi baru yang kini masih semangat mengaji di mushola ini, adalah pelita yang harus terus dipertahankan sinarnya, agar tidak redup ditelan waktu. Bersyukur sekali, kehadiran kami sangat diterima dengan baik oleh Ibu Fatonah beserta anak-anak.
Tak jauh dari mushola ini, ada juga sebagian mahasiswa KKN yang mengajar pengajian anak-anak di masjid Baitul Amal. Dilaksanakan pada waktu yang sama, yaitu dari ba’da maghrib hingga adzan Isya. Kegiatan pertama bersama warga hari ini diakhiri dengan sesi foto bersama.





Senin, 14 November 2016

Makan Malam



Satu meja 
Dengan motif dua garis berpotong tegak lurus
Serupa koordinat kartesius

Sendok dan piring mulai berdenting
Lalu pisau di tanganmu
mengerat sebutir apel dengan simetris
Katamu;
“Setelah ini
Kita tak perlu mengukur jarak
dan tak perlu menghitung waktu
Karna kau ada di
Satu tempat terdalam di dunia ini, Ai
Aku akan kembali”


Sementara kekosongan 
mengisi ruang sekeliling 
Di atas meja kartesius 
jemariku mencari-cari 
ihwal titik di mana kita dapat bertemu lagi


Oleh: Tyara Rahmannisa
Juara 3 "Harmoni Matematika dan Seni" Mathematics Fest Bandung, 26 Oktober 2016