Sayup-sayup adzan maghrib mulai berkumandang
dari sebuah mushola kecil dekat posko KKN Mahasiswi. Disusul lantunan sholawat
oleh anak-anak lewat speaker mushola. Kami pun bersiap untuk ikut sholat
berjamaah
Malam
yang indah. Bulan kuning bersinar di langit Banjar. Seterang itulah kami
menemukan sosok wanita dengan semangat yang menyala, ialah Ibu Fatonah yang
sederhana dan bersahaja. Beliau adalah seorang guru mengaji yang tak kenal
lelah untuk tetap menyalakan lilin di tengah kegelapan Sidamulya. Selepas
maghrib hingga Isya Ibu Fatonah datang ke mushola kecil itu untuk mengajar
anak-anak mengaji. Mereka yang mengaji di mushola ini adalah anak-anak dari
usia kelas dua hingga kelas enam SD. Setelah
selesai sholat maghrib berjamaah, kami berbincang sebentar dengan ibu Fatonah
dan anak-anak. Pertemuan ini diawali dengan perkenalan. Selanjutnya pembacaan
Surat Yasin besama-sama dipimpin oleh Ibu Fatonah.
Setelah pengajian selesai,
dilanjutkan dengan tilwah lagu-lagu Al-Qur’an seraya menunggu waktu shalat
Isya. Ibu Fatonah juga sempat menuturkan dengan prihatin bahwa dahulu anak-anak
yang mengaji di mushola ini cukup banyak. Tetapi setelah mereka beranjak
remaja, satu per satu mulai meninggalkan pengajian ini. Oleh karenanya,
generasi baru yang kini masih semangat mengaji di mushola ini, adalah pelita
yang harus terus dipertahankan sinarnya, agar tidak redup ditelan waktu.
Bersyukur sekali, kehadiran kami sangat diterima dengan baik oleh Ibu Fatonah
beserta anak-anak.
Tak
jauh dari mushola ini, ada juga sebagian mahasiswa KKN yang mengajar pengajian
anak-anak di masjid Baitul Amal. Dilaksanakan pada waktu yang sama, yaitu dari
ba’da maghrib hingga adzan Isya. Kegiatan pertama bersama warga hari ini
diakhiri dengan sesi foto bersama. 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar